Foto: google.com
Seorang pria dengan mengenderai mobil BMW-nya, ditemani pasangannya, seorang perempuan cantik yang usianya 23 tahun atau 15 tahun lebih muda dari usia pria itu sendiri. Malam makin gelap, lampu mobil menjadi penerang di sisa perjalanan mereka.
"Sebentar lagi sampai, mas," ujar si perempuan dengan suaranya yang lembut.
"Oh ya?", jawab si pria sambil sesekali melirik ke arah paha si perempuan yang begitu mulus karna si perempuan sendiri mengenakan rok mini yang nyaris kelihatan celana dalamnya. Benar-benar sangat menggoda dan menggairahkan. Ia ingin cepat-cepat sampai di rumah perempuan itu.
Tiga menit berselang, mobil BMW hitam yang mengkilat di tengah malam yang mendera itu berhenti di sebuah rumah yang cukup besar dengan pagar yang tingginya mungkin tiga kali tinggi manusia normal.
Monday, December 26, 2011
Sunday, December 25, 2011
Dua Anak Kecil dan Mesuji
Dua puluh tahun yang lalu, dua anak kecil berebut boneka. Tak ada yang saling mengalah.
Namun, karena saling tarik menarik, kepala boneka dan badannya terpisah dan mereka berhenti mempersengketakannya lalu bersama-sama mengubur boneka tanpa kepala itu di tanah Mesuji.
Kini, tak ada pilihan lain bagi mereka, selain memenggal kepala lawannya, karena tanah dan boneka sangatlah berbeda dan sengketa ini harus diselesaikan.
Belukar malam di Mesuji makin rimbun. Darah akan tercecer dalam kelamnya. Dan satu di antara mereka akan masuk TV besok pagi. Tergeletak tanpa nyawa atau mungkin ditemukan terkubur tanpa kepala bersama boneka tanpa kepala yang mereka kubur
dua puluh tahun yang lalu.
M. Fathir Al Anfal (2011)
Thursday, December 22, 2011
Aku Kepada Kau*
dengan hatimu,
meluberkan noda cokelat pekat.
Biarlah api asmaraku menjadi bara
yang membakar habis namamu
di secarik kertas.
Biarlah air spermaku menyatu
dengan sel telurmu,
menjadikannya segumpal daging.
Biarlah nafasku menjadi
angin topan yang menerbangkanmu
hingga ke Antartika.
Biarlah aku menjadi Malaikat Izrail
yang membawamu ke pintu neraka.
M. Fathir Al Anfal (2011)
*Terinspirasi dari puisi Radha Kepada Krishna yang tak diketahui pengarang aslinya (Anonim) dan merupakan saduran Sapardi Djoko Damono.
Subscribe to:
Posts (Atom)


